Langkau ke kandungan utama

Ketika Bangsa telah Hilang Marwah kebersamaan

**
**
Apa yang kita tulis dan posting dimedsos ternyata ada hisabnya..!!

Kalau itu demi kebaikan dan agamamu maka smua itu akan jadi pahala.. kalau tidak..?

Kebijakan membungkam dengan kebencian pasti akan mendapatkan perlawanan yang semakin militan hingga akhirnya akan saling berhadapan..😑
Semakin ditekan dengan perlakuan ala tiran maka semakin kencang perlawanan untuk menjatuhkan..!

Belajarlah dari sejarah jatuhnya para tiran yang dijatuhkan untuk dihinakan karena menganggap semua adalah lawan yang harus dibungkam..!!
 
Mengapa kau takut akan ketidaksempurnaan..?

Rakyat kau anggap bancakan untuk dijinakan. Kekuasaan hantarkan kau pada kehinaan. Penjual kebohongan dijadikan panglima perjuangan.

Sementara
Penyuara kebenaran dijadikan bahan fitnahan.. maka permusuhan menjadi jualan..!
Permusuhan jadi program jualan untuk menutupi celah kobobrokan..

Sementara
Waktu terus beri jawaban, cela dan kelemahan terus bermunculan..!

"Bangsa telah hilang marwah kebersamaan.."

Akibat diberi pemimpin pemecah persatuan yang suaranya hanya terbatas kata relawan, tulisan penuh fitnahan, otak isinya membela kepentingan para taipan tanpa malu bicara kebhinekaan..!

Untuk membungkam kritikan jangan kau beri rakyat pertunjukkan tentang keberhasilan utang dan ketidakadilan hukum dalam penegakkan..

Kau harapkan kecintaan sementara selama ini kau sengaja tebar sikap perpecahan.. sadarkah kau akan hal ini yang menjadi alasan..?

Bangsa ini ramai diberi hiburan kegaduhan untuk menutupi kebusukan membuat lupa hingga tak sadarkan kehidupan realitas kebangkrutan..!

Aparat bekerja berdasarkan pesanan bekerja dengan anggaran dari pajak yang rakyat setorkan.. gagal paham, ketika akhirnya rakyat yang jadi korban..!

Dari reklamasi hingga meikarta jadi kebanggaan kepentingan taipan

Jadi..?
Ekonomi meroket menjadi ingatan yang memuakkan nasionalisasi pun penuh pengkhianatan bancakan

Lantas mana yang menjadi kebanggaan..?

By
@bang_dw

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

##DALANG 1998 ADA DIBALIK REZIM JOKOWI##

******* Date: Juni 10, 2018Author: Merdeka Utara Sejak Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta Oktober 2012 atmosfir politik bangsa Indonesia mendadak berubah menyesakkan dada. Walau bukan Gubernur Jokowi yang selalu melontarkan pernyatan provokatif dan insuinatif menyerang umat Islam, namun posisi Ahok selaku wakil Jokowi, menyebabkan pandangan mata umat Islam juga terarah kepada Jokowi. Hingga tiga bulan pertama, Jokowi belum menunjukkan gelagat kehadiraannya di panggung politik nasional tidak semata menjadi pemimpin rakyat melainkan juga mengemban misi kelompok tertentu yang menginginkan politik dan moral umat Islam Indonesia dilemahkan sedemikian rupa sehingga mudah dikuasai, dikendalikan dan dimarginalkan. Sikap Anti Islam dan Korupsi Yang Dilindungi Rakyat mulai tersadarkan siapa Jokowi sebenarnya. Pengakuannya sebagai muslim bertolak belakang dengan fakta yang mudah dilihat publik dengan mata telanjang. Misalnya, Jokowi tidak mampu menjawab pertanyaan dasar mengenai makna berp...

MEMBONGKAR KEDOK KYAI GEREJA PENGIKUT AJARAN GUS DU..?!

Shortlink: http://wp.me/p5PQVj-2803/03/2015Liberalisme Oleh**** Tahun 2013 lalu muncul menggegerkan spanduk Perayaan Natal Bersama KH Nuril Arifin alias Gus Nuril didaerah Jawa Tengah. Lalu siapa orang ini? Natal Kebangsaan NurilNuril Arifin adalah pengasuh Pesantren Multi Agama SOKO TUNGGAL, Semarang , Jawa tengah. yang memiliki SANTRI/Murid dari berbagai Agama, diantaranya: Islam,Budha,Katolik,Kristen,Konghucu,Hindu,Penghayat Kepercayaan Kepada Tuhan YME dsb. Bagi Gus-Nuril, yang merupakan Murid Setia GusDur-Presiden RI Ke:4, semua Agama memiliki Ajaran kebaikan! Jadi, jika para pemeluk agama yang berbeda bisa hidup berdampingan dengan damai, maka kesejahteraan Umat Manusia akan lebih cepat terwujutd SokoTunggal yang awalnya berpusat di Semarang – JawaTengah, kini telah pula memiliki Markas di Jakarta Timur, yang pembukaanya diresmikan Gus Dur, serta dihadiri sejumlah Tokoh Nasional. Di tahun 2008, ponpes ini menyandang nama lengkap “Pondok Pesantren Abdurrahman Wahi...