Kredit by Susiyanto; ### [Sebuah dongeng biasanya selalu dimulai dengan ungkapan: “Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adala kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan”. Demikian juga cerita ini tidak berbeda, hanya saja cukup disengaja] ***** "Swuh Rep Data Pitana. Anenggih pundi ta negari ingkang kaeka adi dasa purwa. Eka marang sawiji adi linuwih dasa sepuluh purwa wiwitan. Sanajan kathah titahing Pangeran kang kasangga ing angkasa kaapit ing samudra laya nanging taksih kathah ingkang samya anggana raras. Nanging boten kadi pundi negari Hastinapura. Ya negari Gajah Oya, Liman Benawi." Akhir dari sebuah pertaruhan dadu telah menimpakan nasib buruk bagi rakyat Hastinapura. Hari-hari akan terasa panjang, seolah neraka telah hadir di Janaloka. Derita dan sengsara silih berganti hanya terselingi oleh duka. Rezim telah berganti dan keadaan justru semakin memburuk. Destarastra, raja buta yang sebelumnya b...